Rabu, 03 Desember 2014



Tutorial ini merupakan hasil pengalaman yg saya terapkan di sebuah perusahaan travel agent di Brunei Darussalam. Pada masa ini, berkembangnya sebuah infrastruktur IT di sebuah perusahaan merupakan kebutuhan yg sangat vital, guna menunjang kemajuan dan integritas bisnis mereka, terutama jika perusahaan tersebut sudah memiliki kantor cabang karena ekspansi bisnis yg begitu pesat.
Inti dari VPN sendiri adalah Virtual Private Network, untuk lebih jelasnya bisa di cari definisinya via google. Ok? langsung saja menuju teekaape

Network Topology:

Site A (R1)
  • Untuk konfigurasi router R1, Peer Address menggunakan IP Public R2 (Site B), sesuai dengan topology di atas. Kemudian Auth Method kita gunakan pre shared key, dan jangan lupa isikan secret nya. Untuk konfigurasi lainnya dapat menyesuaikan kebutuhan, dan konfigurasi ini harus sama dengan Router R2 di Site B, hanya IP Address nya saja yg berbeda.

  • Buat proposal (transform-set, jika di cisco router), sesuaikan konfigurasi ini dengan router R2 (Site B).

*note: PFS group dapat dipakai ataupun tidak, menyesuaikan kebutuhan. Jika R2 menggunakan Cisco, maka di perintah crypto map juga harus di aktifkan PFS Group nya.
  • Langkah selanjutnya, seting IPSec Policy:
    • Perlu diperhatikan, Src. Address adalah dimana kita melakukan konfigurasi, jadi jika kita mengkonfigurasi R1(Site A) maka yg menjadi Source Address adalah R1(SiteA) tsb. Ini sangat penting, karena banyak yg salah menafsirkan hal ini. Untuk Destinasi Address adalah R2(SiteB) atau router lawan. Begitu juga sebaliknya, jika kita mengkonfigurasi R2(Site B)

    • Di tab action, pastikan pilihan Tunnel di centang, karena kita menggunakan IPSec Tunnel mode.

  • Setting Firewall NAT, karena IPSec tidak bisa berjalan di jaringan NAT, maka kita perlu membuat rule untuk mem bypass trafik IPSec, dan taruh di rule paling atas, sebelum rule no 1.

Site B (R2)
  • Semua langkah konfigurasi pada dasarnya sama, hanya IP Address nya saja yg perlu di tukar.
    • IPSec Peer

  • IPSec Proposal

    • IPSec Policy


    • NAT bypass

Testing
Sekarang kita lakukan test ping untuk meng inialisasi trafik dari ke dua router. Kta tes ping dari R2 (SiteB) ke R1 (SiteA), menggunakan interface LAN (ether2).

  • SAs (Security Associations) yg sudah terbentuk akan tampil di tab Installed SAs.

Sekian, semoga bermanfaat. aamiin.



Ukuran Pas Foto

Ukuran Pas Foto
Ukuran Foto Dalam
( cm )
Pemakaian
Ukuran 2x3
2,2  x   3,0
Ukuran foto KTP
Ukuran 2x3
2    x   2,7
Lab foto tertentu
Ukuran 3x4
2,8   x  3,8
Ukuran foto Ijazah
Ukuran 4x6
 3,8   x   5,6
Ukuran foto SKCK
Ukuran 6x9
5,6   x  8,9
Ukuran 2R

Ukuran foto dalam R

Ukuran Foto Dalam
( R )
Ukuran Foto Dalam
( inchi )
Ukuran Foto Dalam
( cm )
Ukuran 2R
2      x   3,5  inci
5,6  x  8,9 cm
Ukuran 3R
3,5   x   5   inci
8,9  x  12,7 cm
Ukuran 4R
4      x   6   inci
10,2  x  15,2 cm
Ukuran 5R
5      x   7  inci
12,7   x   17,8 cm
Ukuran 6R 
6      x   8  inci 
15,2   x   20,3 cm
Ukuran 8R
8      x   10  inci
20,3   x   25,4 cm
Ukuran 11R
11    x   14  inci
28     x   35 cm
Ukuran 12R 
12    x   15 inci
30     x   40 cm
Ukuran 16R
16    x   20 inci
40    x    50 cm
Ukuran 20R
20    x   24 inci
50    x    60 cm
Ukuran 22R
20    x   29,5 inci
60    x    90 cm
Ukuran 24R
24    x   31,5 inci
60    x    90 cm
Ukuran 30R
30    x   40  inci
75    x  100 cm


Ukuran Foto Dompet

Ukuran Foto
Dalam mm
Dalam cm
Dompet
75 x 8
7,5 x 8,1

 Ukuran Foto 10R

A. Versi Wikipedia Indonesia 

Ukuran Foto
Dalam mm
Dalam cm
10R
254  x  305
25,5   x   30,5 
10R Jumbo
254  x   381 
25,4   x  38,1

B. Versi Praktis

Ukuran Foto
Dalam inchi
Dalam cm
10R
203 x 254
20,3 x 25,4
10R Jumbo
203 x 305
20,3 x 30,5

Total Tayangan Halaman

Belajar Technology sangat bagus dan banyak manfaatnya, Technology itu tidak membosankan, karena kita dapat berdiskusi dan bertukar pikiran, Belajar Technology bisa membuat anda pintar lohhhhh;

Chat Support


Consectetuer

Popular

Blogroll

Popular Posts

geotoolbar desktop
free counter

Recent Posts